Bunga Tidur

Bunga tidurku rontok sebelum ranum
Terlindas roda roda mesin
Dan aku hanya sanggup menatap
Dalam diam yang memabukkan

Bukan menangis
Bukan pula meratap
Hanya terpaku
Pada bercak yang tersisa

Mataku berat
Tapi nyalang seperti besi berani
Kuangkat mataku dan hanya ada kelabu

Aku bisa dengar napasku sendiri
Begitu keras melebihi deru jalanan

Kupaksa pejam mataku agar lupa
Kututup telingaku agar pergi
Kudorong langkah kakiku menjauh

Tapi dalam gelap dan hening itu
Mataku serasa tumbuh di belakang kepalaku

27 MAY 2016, 08:12 am

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s