Cerminan

Aku suka memandangi bayangku di cermin
Ia mirip aku, tetapi bukan aku
Setiap kali aku berusaha meraihnya
Cermin itu hancur oleh buku jariku yang berdarah

Aku tertegun melihatnya pun berdarah
Darah yang bukan darahnya
Air mata yang bukan air matanya
Seribu bayangan yang seperti aku, tapi bukan aku

Karena tangan kirinya adalah tangan kananku
Dan kaki kananku adalah kaki kirinya
Ia seakan berada di titik yang sama denganku
Tetapi nyatanya terpisah pada dua dimensi berbeda

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s