Rumah Tenung

Rumahku adalah patah hatiku yang terdalam;

Di mana air mata panas seperti bara api,
dan teriak marah ditelan seperti ludah.

Rumahku adalah sakit hatiku yang terdalam;

Di mana rasa kecewa jadi biasa,
dan rasa pahit sudah jadi tawar.

Rumahku adalah istana para pendosa;

Yang karmanya dibalaskan pada anak,
dan rasa lega dianggap pengampunan dosa.

Rumahku adalah lubang kuburanku;

Yang tanahnya segar oleh darahku,
dan rasa lelah hanya bisa dibayar mati.

04 JULY 2016, 07:31 am

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s