Dua

Dua pasang mata saling memandang
Dalam, hitam, lagi tenang
Di mana tanpa terlalu banyak berkata
Sudah paham, sudah mafhum

Hanya dua orang yang menyadari
Bahwa rasa nyaman tidak mesti selamanya
Karena dalam rasa nyaman
Manusia berhenti membangun

Hanya dua orang yang menikmati
Setiap menit dari rasa yang tersisa
Sebelum beranjak bangun
Dan menyongsong langkah-langkah mandiri

Tertawa berderai di sela-sela helaan nafas
Gelak yang anehnya jadi lebih ringan
Senda gurau yang ternyata jadi lebih lapang

Mungkin karena keduanya tahu
Bahwa tidak akan ada lagi hari seperti hari ini
Dan tidak akan ada lagi dua yang seperti mereka

09 NOVEMBER 2016, 02:16 PM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s